KETUA

Panggilan Ghoib

Daftar nama pihak berpekara yang sekarang tidak diketahui alamatnya di Wilayah RI :
=====================

1. Saharia binti Jabir
(17 Tahun)

Cerai Talak , oleh :
Yudi Setiawan bin Waksito
dengan Perkara No. :
0126/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-31
=====================

2. Amiruddin bin Beddu
(42 Tahun)

Cerai Gugat , oleh :
Rosnaeni binti Pinra
dengan Perkara No. :
0115/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-10
=====================

3. A. Khaeruddin bin A. Abd. Azis
(38 Tahun)

Cerai Gugat , oleh :
Hilmiah binti M. Jailani
dengan Perkara No. :
0105/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-06
=====================

Lihat Selengkapnya

Info Lainnya

Kalender Hijriah

Waktu sholat untuk Majene, Indonesia. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.

Pengunjung

Home Informasi Umum Berita RAPAT PERDANA DIGELAR KETUA PENGADILAN AGAMA MAMUJU
RAPAT PERDANA DIGELAR KETUA PENGADILAN AGAMA MAMUJU PDF Cetak E-mail
Oleh fzn   
Senin, 04 September 2017 00:00 | Tampil : 972 kali.

RAPAT PERDANA DIGELAR KETUA PENGADILAN AGAMA MAMUJU

20170904 093753 r1

Rapat perdana yang digelar pada hari Senin tanggal 4 September 2017, dilaksanakan di Aula Gedung Pengadilan Agama Mamuju,  dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Mamuju Ibu Dra. ST Mahdianah, K,M.H.yang baru saja di lantik pada tanggal 30 Agustus 2017 yang lalu di Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Rapat dibuka oleh Panitera Pengadilan Agama Mamuju Bapak Muh.Rais Naim, S.Ag, S.H beliau mengucapkan selamat datang di Pengadilan Agama Mamuju dan selamat bergabung di Pengadilan Agama Mamuju.

Ibu Ketua Dra. ST Mahdianah,K. M.H dalam sambutannya dengan penuh kekeluaragaan beliau memperkenalkan diri dan menyampaikan perjalanan kariernya sejak CPNS, PNS, Hakim selama 13 tahun di Pengadilan Agama Sinjai, kemudian tahun 2008 di Mutasi ke Pengadilan Agama Bulukumba pada tahun 2014 selama 4 tahun selanjutnya di Mutasi ke Pengadilan Agama Bantaeng selama 2 tahun, dan di Promosi menjadi Wakil Ketua di Pengadilan Agama Limboto, kemudian di Promosi lagi menjadi Ketua Pengadilan Agama Marisa wilayah Pengadilan Agama Makassar, dan sekarang Ketua Pengadilan Agama Mamuju Tuturnya....

20170904 093805 r2

Rapat koordinasi perdana dihadiri Oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Mamuju Bapak. DR. H. Muh. Arasy Latif, L.C, M.A,   para Hakim, pejabat Fungsional dan Sruktural serta staf dan tenaga honorer. Selanjutnya Dalam pengarahan perdananya ibu Dra. ST Mahdianah, K, M.H. mengajak kepada seluruh Pejabat dan Pegawai serta Tenaga Kontrak Pengadilan Agama Mamuju agar bisa saling bekerja sama, dan sama-sama bekerja dalam mengejar ketinggalan khususnya masalah SIPP yang merupakan Tupoksi kita semua, dimana penggunaan SIPP saat ini sudah merupakan suatu keharusan untuk mempermudah pengadministrasian serta pelaporan perkara, ditambah lagi dengan di upload nya data dari aplikasi SIPP ke portal “info perkara.Mahkamah Agung” maka Mahkamah Agung dapat memantau kinerja kita tanpa harus mendatangi satker masing-masing, jadi beliau mengajak mari kita bersama turut mensukseskan hal ini dengan turut berpartisipasi dalam penggunaan aplikasi SIPP. Selain itu aplikasi SIPP ini merupakan kerja tim jadi semua lini mulai dari Bagian Pendaftaran, Kasir , JSP, PP sampai Hakim semua punya peranan yang sangat penting dan menentukan, dimana bila salah satu bagian tidak berjalan maka kinerja bagian lain pun jadi terhambat hingga pelaporan yang di kirimkan ke badilag memberikan hasil yang tidak bagus.Jelasnya.....

Selain itu Ibu Ketua menyampaikan kita mendapatkan tugas berat dari Pengadilan Tinggi Agama Makassar yaitu tentang pembentukanPengadilan Agama Pasang Kayu dan harus secepatnya kita tindak lanjuti yaitu masalah kesiapan pemda Mamuju Utara dalam Penyediaan sarana dan prasarana dan Gedung Pengadilan Agama Pasang Kayu Kabupaten Mamuju Utara...Pungkasnya....

Usai Rapat tersebut, diakhiri ucapan selamat dan berjabat tangan denganKetua Pengadilan Agama Mamuju.  (Fauzan/Tim, It).

 


Security code
Refresh



Postingan Terbaru

Berita Badilag


PENGADILAN AGAMA MAMUJU - Hakcipta © 2010 - 2018. Semua Hak Dilindungi.