KETUA

Panggilan Ghoib

Daftar nama pihak berpekara yang sekarang tidak diketahui alamatnya di Wilayah RI :
=====================

1. Saharia binti Jabir
(17 Tahun)

Cerai Talak , oleh :
Yudi Setiawan bin Waksito
dengan Perkara No. :
0126/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-31
=====================

2. Amiruddin bin Beddu
(42 Tahun)

Cerai Gugat , oleh :
Rosnaeni binti Pinra
dengan Perkara No. :
0115/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-10
=====================

3. A. Khaeruddin bin A. Abd. Azis
(38 Tahun)

Cerai Gugat , oleh :
Hilmiah binti M. Jailani
dengan Perkara No. :
0105/Pdt.G/2015PA.Mmj
Tgl. Sidang :
2015-08-06
=====================

Lihat Selengkapnya

Info Lainnya

Kalender Hijriah

Waktu sholat untuk Majene, Indonesia. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.

Pengunjung

Home Profil Visi dan Misi
Visi dan Misi Pengadilan Agama Mamuju PDF Cetak E-mail
Oleh admin   
Senin, 04 November 2013 08:43 | Tampil : 15540 kali.

VISI PENGADILAN AGAMA MAMUJU

Pengadilan Agama Mamuju merupakan salah satu pilar kekuasaan kehakiman di negara kita. Kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila, demi terselenggaranya Negara  Hukum Republik Indonesia. Adapun  Pasal 2, menyebutkan kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung  Republik Indonesia dan badan peradilan dibawahnya dalam Lingkungan Peradilan Umum, Lingkungan Peradilan Agama, Lingkungan Peradilan Militer, Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi.

Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh dua lembaga negara yaitu Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi yang kewenangannya berbeda. Kewenangan Mahkamah Agung Republik Indonesia tertuang dalam BAB III,  KEKUASAAN MAHKAMAH AGUNG ,  Pasal 28 berbunyi:

1. Mahkamah Agung bertugas dan berwenang memeriksa dan memutus:

a. Permohonan Kasasi;

b. Sengketa tentang kewenangan mengadili;

c. Permohonan Peninjauan Kembali putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

 

2. Untuk  kelancaran  pelaksanaan  tugas  sebagaimana  dimaksudkan  ayat  (1)  Ketua  Mahkamah  Agung  menetapkan  pembidangan  tugas  dalam Mahkamah Agung.

Kewenangan Mahkamah Agung yang lain terdapat pada pasal 29 sampai dengan pasal 39 yang intinya Mahkamah Agung melakukan pengawasan, memberikan nasehat kepada Presiden, meminta keterangan dan memberikan petunjuk kepada semua lingkungan  peradilan di bawahnya,dan Mahkamah Agung dapat diserahi tugas dan kewenangan lain berdasarkan Undang-Undang.

Oleh karena itu Mahkamah Agung mempunyai visi dan misi sebagai berikut:

V I S I :

Terwujudnya Badan Peradilan Yang Agung

M I S I:

- Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Peradilan

- Mewujudkan Manajemen Peradilan Yang Modern

- Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat Terhadap Peradilan

- Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Peradilan

Pengadilan Agama Mamuju termasuk dalam keempat lingkungan peradilan yang visi misinya tidak lepas dari visi misi Mahkamah Agung, sehingga visi misi Pengadilan Agama Mamuju adalah sebagai berikut :

V I S I :

Terwujudnya Badan Peradilan Agama Yang Agung

 

M I S I

Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Peradilan Agama

Mewujudkan Manajemen Peradilan Agama Yang Modern

Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat Terhadap Peradilan

Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Peradilan

 

Visi adalah suatu gambaran tentang keadaan masa depan yang berisikan cita atau bahkan tujuan hukum  yang ingin diwujudkan. Visi berkaitan dengan pandangan ke depan yang menyangkut kemana Pengadilan Agama Mamuju akan dibawa dan diarahkan dapat berkarya secara efektif, effisien, antisipatif, kreatif dan inovatif serta dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya dan ummat islam di wilayah Mamuju pada khususnya.

Visi Pengadilan Agama Mamuju  adalah sebagai berikut:

“TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA MAMUJU YANG JUJUR, TRANSPARAN, BERWIBAWA, EFEKTIF DAN EFISIEN SERTA PROFESIONAL DALAM PENEGAKAN HUKUM DAN KEADILAN MENUJU PERADILAN AGAMA  YANG AGUNG”

Visi Pengadilan Agama Mamuju yaitu: Terwujudnya Pengadilan Agama Mamuju Yang Jujur, Transparan, Berwibawa, Efektif Dan Efisien Serta Profesional Dalam Penegakan Hukum Dan Keadilan Menuju Peradilan Agama  Yang Agung, merupakan kondisi obyektif yang diharapkan dapat memotivasi seluruh karyawan karyawati Pengadilan Agama Mamuju untuk meningkatkan ilmu pengetahuannya dibidang teknologi informasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum dalam masyarakat. Pernyataan visi Pengadilan Agama Mamuju tersebut memiliki pokok pengertian sebagai berikut :

Pengadilan Agama Mamuju yang jujur, mengandung makna bahwa jujur merupakan pancaran jiwa karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Mamuju dari pengaruh budaya yang tidak baik, baik berbentuk kolusi, korupsi dan nepotisme, maupun pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan iman dan takwa kepada Allah SWT. Dengan jujur akan lahir diri yang transparan  dan bebas Kolusi,Korupsi dan Nepotisme merupakan wacana yang harus selalu dikedepankan pada era reformasi. Jujur, transparan dan bersih merupakan pondasi dalam  suatu proses penyelenggaraan pelayanan hukum  kepada masyarakat yang efektif dan efisien, tidak berlarut-larut, pelayanan yang efektif dan efisien merupakan pelayanan yang  prima menjadi persyaratan untuk mewujudkan peradilan yang agung dan berwibawa.

Oleh karena itu Pengadilan Agama Mamuju ke depan mengharuskan karyawan dan karyawatinya dapat menguasai teknologi informasi. Dengan teknologi informasi tersebut eksistensi Pengadilan Agama Mamuju akan diperhitungkan oleh masyarakat khususnya wilayah Mamuju dan bangsa Indonesia pada umumnya. Akses masyarakat terhadap eksistensi Pengadilan Agama Mamuju akan meningkat seiring kesadaran hukum masyarakat itu sendiri. Dengan kesadarannya masyarakat muslim khusunya akan merasa memiliki Pengadilan Agama Mamuju. Pengadilan Agama Mamuju bagaikan rumah mereka, sebagai tempat berlindung, bertukar pendapat dan menggapai kepuasan pencari keadilan.

Profesional, mengandung arti proses penegakan hukum dilakukan oleh orang yang ahli dibidangnya, menguasai ilmu pengetahuan hukum umumnya dan hukum Islam pada khususnya.  Profesional   dalam mengelola/ memanage sumber daya manusia yang ada sehingga mereka dapat melayani masyarakat secara efektif dan effisien, juga profesional dalam  mengelola administrasi umum dan administrasi perkara, sehingga hasil yang diinginkan masyarakat lebih cepat. Hal ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi Pengadilan Agama Mamuju cukup tinggi. Maka munculah Pengadilan Agama Mamuju yang agung.

 

MISI PENGADILAN AGAMA MAMUJU

Misi adalah suatu yang diemban atau dilaksanakan untuk mewujudkan visi Pengadilan Agama Mamuju yang telah ditetapkan.

Berdasarkan visi Pengadilan Agama Mamuju yang telah ditetapkan tersebut, maka ditetapkan beberapa misi Pengadilan Agama Mamuju untuk mewujudkan visi tersebut. Misi Pengadilan Agama Mamuju sebagai berikut:

1. Mewujudkan proses peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan;

2. Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Peradilan Agama ;

3. Mewujudkan Manajemen Peradilan Agama Yang Modern

4. Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat Terhadap Pengadilan Agama Mamuju

5. Meningkatkan pengawasan  dan evaluasi yang terencana dan efektif;

6. Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Peradilan

7. Meningkatkan pelayanan publik yang prima;

8. Meningkatkan sarana dan prasarana penunjang proses hukum di Pengadilan Agama Mamuju.

 

Penjelasan Makna Misi:

Misi pertama : “Mewujudkan Proses Peradilan Yang Cepat, Sederhana dan Biaya Ringan” mengandung makna bahwa untuk mewujudkan lembaga peradilan yang jujur, transparan, berwibawa efektif dan effisien serta  profesionalisme, maka hakim Pengadilan Agama Mamuju dituntut lebih profesional dalam melaksanakan proses peradilan yang cepat, sederhana dan biaya ringan merupakan langkah antisipatif terhadap euforia reformasi hukum yang selalu didengungkan masyarakat. Apatisme masyarakat terhadap peradilan  yang selalu menganggap bahwa berproses ke pengadilan terlalu lama, berbelit-belit, memakan waktu dan biaya yang mahal harus ditepis dengan misi tersebut. Juga sesuai dengan peraturan perundang-undangan sebagai mana tercantum dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Misi  Kedua : ” Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Peradilan Agama”.Yang dimaksud dengan sumber daya Aparatur peradilan meliputi pejabat hakim,kepaniteraan,kejurusitaan dan kesekretariatan.

Suatu perkara akan diemban oleh aparatur peradilan secara bersama-sama, semua harus bekerja secara profesional, mulai dari pendaftaran, ceking gugatan atau permohonan sudah memiliki legal standing tidak, managemen peradilan malalui pembuatan PMH oleh Ketua, pembuatan PHS oleh Ketua Majelis, Penetapan Panitera Pengganti dan penunjukan Jurusita oleh Panitera/ Sekretaris dan pemanggilan dilakukan oleh Jurusita /  Jurusita Pengganti serta persidangan yang dilakukan oleh majelis hakim, majelis tunggal, semua itu akan diregister oleh petugas register. Semua aparatur peradilan dituntut untuk profesional, mengerti tugas dan tanggung jawabnya, serta selesai tepat waktunya oleh karena itu, upaya peningkatan sumber daya aparatur peradilan adalah urgen.

Peningkatan sumber daya yang dimaksud dapat dilakukan melalui: (1) pendidikan formal; (2) pendidikan dan pelatihan terstruktur; (3) pengalaman kerja melalui mutasi dan promosi, jangan terlalu lama kerja pada satu tempat saja, akan membuat wawasan kerjanya minim, sehingga menghambat profesionalisme aparatur Peradilan Agama.

Misi ketiga : ’’ Mewujudkan Manajemen Peradilan Agama Yang Modern. Ada suatu pepatah mengatakan “ Al haqqu bila nidhomin yughlibul bathilu binidhoomin’, kebaikan, kebenaran yang tidak termanage dengan baik akan kalah oleh kabathilan, kejahatan yang dikelola  dengan baik”.

Managemen Peradilan Agama yang modern tidak lepas dari profesionalisme aparatur peradilan. Managemen yang profesionalisme karena ditunjang dengan teknologi informasi. Dengan perangkat yang canggih membutuhkan sentuhan managemen yang baik. Managemen berupa pernencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang baik pula.

Misi keempat : adalah Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat Terhadap Pengadilan Agama Mamuju. Untuk lebih intensifnya masyarakat pencari keadilan maka Pengadilan Agama Mamuju memiliki tempat yang strategis. Dapat dikenali masyarakat luas karena ada di jantung kota mamuju, dikelilingi perkantoran. Pengadilan Agama Mamuju dapat di akses melalui website www.pa-mamuju.go.id.

Misi kelima :” Meningkatkan pengawasan  dan evaluasi yang terencana dan efektif;

Pengawasan merupakan tindakan untuk: (1) menjaga agar pelaksanaan tugas lembaga sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (2) mengendalikan agar administrasi peradilan dikelola secara tertib sebagaimana mestinya dan aparat peradilan melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya; (3) menjamin terwujudnya pelayanan publik yang baik bagi para pencari keadilan yang meliputi: kualitas putusan, waktu penyelesaian perkara yang cepat dan biaya perkara yang murah.

Penerapan pengawasan yang terencana telah dilakukan bertahap dengan menggunakan pengawasan melekat, penunjukan hakim pengawas bidang yang dikoordinir oleh wakil ketua Pengadilan Agama Mamuju dilakukan pertriwulan. Setelah melakukan pengawasan diadakan evaluasi terhadap temuan yang ada dan menyusun strategi untuk membenahinya, sehingga pada pengawasan berikutnya tidak terjadi lagi temuan yang sama.

Misi Ke Enam : “ Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Peradilan

Akuntabilitas merupakan deskripsi terhadap laporan yang dapat diukur oleh pihak lain diluar Pengadilan Agama Mamuju. Dan transparansi dilakukan dengan mengekspos kegiatan Pengadilan Agama Mamuju pada web site maupun web site pada pta Makassar maupun web site Badilag

Misi Ke Tujuh : ” Meningkatkan pelayanan publik yang prima;

Meningkatkan pelayan publik yang prima telah dilakukan oleh Pengadilan Agama Mamuju bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam melakukan sidang isbat nikah. Pada saat itu juga masyarakat dapat menerima salinan penetapan atas perkaranya, karena isbat nikah ini diatur secara khusus, namun tidak mengurangi proses beracaranya. Untuk itu Pengadilan Agama Mamuju membentuk tim yang salah satunya mendukung kegiatan tersebut adalah tim IT Pengadilan Agama Mamuju’.

Misi ke Delapan : ”Meningkatkan sarana dan prasarana penunjang proses hukum di Pengadilan Agama Mamuju.

Proses hukum di Pengadilan Agama Mamuju telah ditunjang dengan adanya administrasi siadpa plus. Siadpa plus merupakan wujud dari pola bindalmin yang dimodernkan.

Selain penguasaan siadpa plus, Pengadilan Agama Mamuju juga telah menampilkan perangkat pemanggilan sidang. Kedepan dalam persidangan diperlukan perangkat PC ataupun lap Top. Dengan perangkat tersebut diharapkan Pansek/ Panitera Pengganti yang bersidang dapat membuat BAS saat itu juga, sehingga selesai persidangan telah selesailah berita acara dan majelis hakim dapat pula membuat putusan saat itu juga. Sehingga pencari keadilan tidak was-was menunggu produk Pengadilan Agama Mamuju.



 


Postingan Terbaru

Berita Badilag


PENGADILAN AGAMA MAMUJU - Hakcipta © 2010 - 2018. Semua Hak Dilindungi.