KETUA

Panggilan Ghoib

Daftar nama pihak berpekara yang sekarang tidak diketahui alamatnya di Wilayah RI :
=====================

Lihat Selengkapnya

Info Lainnya

Kalender Hijriah

Waktu sholat untuk Majene, Indonesia. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.
Home Informasi Kepaniteraan Perkara Prodeo Prodeo Pada Tingkat Banding
Prosedur Berperkara Secara Prodeo Pada Tingkat Banding PDF Cetak E-mail
Oleh zul   
Kamis, 22 Mei 2014 01:05 | Tampil : 14742 kali.

  • Permohonan berperkara secara prodeo diajukan secara lisan atau tertulis kepada Pengadilan Agama dalam tenggang waktu 14 hari setelah putusan dibacakan atau diberitahukan.
  • Majelis Hakim Pengadilan Agama memeriksa permohonan berperkara secara cuma-cuma yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara.
  • Berita Acara hasil pemeriksaan permohonan berperkara secara prodeo dikirim oleh Pengadilan Agama ke Pengadilan Tinggi Agama bersama bundel A dan salinan putusan selambat-lambatnya 7 hari setelah pemeriksaan selesai.
  • Pengadilan Tinggi Agama memeriksa permohonan tersebut dan menjatuhkan putusan yang kemudian dikirim ke pengadilan asal.
  • Dalam hal permohonan berperkara secara prodeo tidak dikabulkan, maka pemohon dapat mengajukan banding dalam tenggang waktu 14 hari setelah amar penetapan diberitahukan kepada pemohon dengan membayar biaya banding.
  • Dalam hal permohonan berperkara secara prodeo di tingkat banding dikabulkan, permohonan banding diajukan dalam tenggang waktu 14 hari setelah amar penetapan diberitahukan kepada pemohon.
 

PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1404
mod_vvisit_counterKemarin1573
mod_vvisit_counterMinggu ini6111
mod_vvisit_counterMinggu lalu7540
mod_vvisit_counterBulan ini33746
mod_vvisit_counterBulan lalu48490
mod_vvisit_counterKeseluruhan213336
Visitors Counter


Postingan Terbaru

Berita Badilag


PENGADILAN AGAMA MAMUJU - Hakcipta © 2010 - 2019. Semua Hak Dilindungi.